Sehat adalah kekayaan yg tak ternilai harganya,ketahui dan pelajari kekayaan herbal Indonesia yg bermanfaat buat kesehatan ,informasikan kegunaan dan manfaat herbal tradisional indonesia kepada khalayak untuk Indonesia Sehat dan Jaya.
Dalam
beberapa tahun belakangan ini tanaman herbal sempat menjadi perhatian khususnya
sebagai pengobatan alternatif untuk penyembuhan berbagai penyakit. Hal ini
sangatlah dimengerti mengingat besarnya beaya berobat sehingga tidak salah bila
kita mencoba obat-obatan warisan leluhur yang umumnya mengandalkan berbagai
jenis ramuan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.
Tanaman Mengkudu dengan nama latin (Morinda citrifolia L) atau juga dikenal
dengan beragam sebutan nama tergantung daerah seperti Pace, Kemudu, Kudu
(Jawa); Cengkudu (Sunda), Kodhuk (Madura), Wengkudu (Bali) merupakan tumbuhan
asli dari Indonesia. Tumbuhan ini termasuk jenis kopi-kopian, mempunyai batang
tidak terlalu besar dengan tinggi pohon 3-8 m. Daunnya bersusun berhadapan
dengan panjang 20-40 cm dan lebar 7-15 cm. Bunganya berbentuk bunga bongkol yang
kecil-kecil dan berwarna putih dan buahnya berwarna hijau mengkilap dan
berwujud buah buni berbentuk agak lonjong dengan variasi trotol-trotol. Bijinya
banyak dan kecil-kecil terdapat dalam daging buah. Tanaman Mengkudu berkembang
biak secara liar di hutan-hutan sedangkan di lingkungan perumahan secara tidak
terpelihara banyak dijumpai di pekarangan, kebun, bahkan dipinggiran parit. Hal
ini dikarenakan tanaman ini mudah tumbuh pada berbagai tipe lahan dan iklim
dengan daerah penyebaran dari dataran rendah hingga 1500 m diatas permukaan
laut.
Bagian terpenting dari tanaman ini untuk kesehatan dan sebagai obat adalah
bagian buahnya. Hasil penelitian membuktikan senyawa metabolit sekunder yang
terkandung pada buah Mengkudu seperti: 1. Alkaloid (xeronin) bermanfaat untuk
meningkatkan aktivitas enzim dan struktur protein serta meningkatkan fungsi
kekebalan tubuh; 2.Polisakarida (asam glukoronat,glikosida) untuk imunostimulan
dan anti kanker; 3.Skopoletin untuk memperlebar pembuluh darah, analgesik,
antibakteriantifungi, antiradang, dan antihistamin; 4. vitamin C sebagai
antioksidan; 4. Serat makan untuk menurunkan kolesterol, mengikat lemak dan
mengatur kadar gula darah.
Selain buah, bagian lain tanaman Mengkudu yang juga bermanfaat bagi kesehatan
adalah daun dan akar. Bagian daun mengandung senyawa Glikosida (flavonol
glikosida) untuk obat cacing dan TBC, sedangkan bagian akar terdapat senyawa
Antrakuinon (damnakantal) yang berfungsi sebagai antikanker, antibakteri, dan
antiseptik.
Manfaat lainnya dari akar tanaman ini selain untuk kesehatan ternyata dapat
digunakan dalam industri yaitu sebagai pewarna kain batik karena mengandung
senyawa morindon dan morindin yang dapat memberikan warna merah dan kuning.
Sedangkan biji Mengkudu mengandung minyak yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan
baku kosmetik, minyak gosok dan pembuat lilin.
Buah Mengkudu yang telah masak paling praktis langsung dikonsumsi (dimakan
langsung), namun belum tentu setiap orang berselera karena aroma bau buah ini
sangat tidak menyenangkan. Hal ini dikarenakan adanya asam kaproat dan kaprat
yang menyebabkan bau tidak sedap yang menyengat. Untuk mengatasinya, kita
tambahkan gula merah atau madu pada jus buah sebagai minuman sari buah Mengkudu.
Riset Dwi Oktaviani J dan Taslim
Ersan dari Jurusan Kimia Institut Teknologi Sepuluh November menunjukan
1,4,5,7-tetrahidroksi-2(1,1 dimetil alil) xanthone berpotensi sebagai obat antikanker baru. Terbukti tikus yang telah diinjeksi benzapiren –promotor kanker-
memiliki nilai malondialdehid yang hamper sama dengan tikus sehat.
Malaysia
Ravichandran Veerasamy dan rekan
dari Universitas AIMST, Kedah, Malaysia, menggunakan ekstrak daun Garcinia mangostana sebagai bahan baku
pembuatan nanopartikel selver sintetik yang ramah linkungan serta eefektif
sebagai antibakteri dalam menghambatai E.
coli dan S. aureus.
Taiwan
Hasil isolasi a0- dan B-mangostin
dari ekstrak kulit buah manggsi berpotensi sebagai antiinflamasi. Keduanya
berperan menghambat produksi PGE2 dari lopopolisakarida. Itu hasil
riset Lih-Geeng Chen dan rekan dari University
Road dan Taipe Medical University
di Taiwan.
Thailand
Primchanien Moongkarndi dan rekan
dari Fakultas Farmasi, Mahidol University,
Thailand, membuktikan bahwa ekstrak methanol kulit manggis ampuh menghambatpertumbuhan sel kanker payudara. Prosesnya dengan mendeterminasi perubahan
morfologi dan fragmen DNA oligonukleosomal serta menghambat produksi reactive
oxygen species (ROS) dalam sel kanker payudara.
Australia
Jing J. Wang beserta rekan,
periset dari Flinders University,
Australia, membuktikan bahwa 3 senyawa xanthone – a-mangostin, y-mangostin, dan
8-deoxygartanin- ampuh melawan sel melalona yang mengakibatkan kanker kulit ganas.
Dosis a-mangostin sebanyak 7,5 lg/ml menyebabkan terjadinya kematian jaringan
kanker hingga 59,6% sedangkan control hanya 1,7%.
Korea
Senyawa turunan xanthone
–a-mangostin dan y-mangostin- terbukti antikanker. Menurut Ji_hye Yoo dan rekan
dari Natural Products Research Center,
Korea Institute of Science and Technology,
Korea, mangostin berperan menghambat penyebaran sel kanker kolon serta
aktivitas perbanyakan mRNA dari TFC/B-catenin yang berperan dalam pembentukan
sel kanker.
India 1
Peneliti dari University of Madras, Chennai, India,
menyrankan pengguanaan a-mangostin sebagai pencegaah kardiotoksik melawan
b-adrenergic cathecolamine –penyebab stress oksidatif. Mekanismenya dengan
mempertahankan integritas membrane miokardial dan mengurangi TNF-a yang tidak
normal serta ekspressi COX-2 dan kerusakan sel.
India 2
Periset dari SPIC Sciene Foundation, India, berhasil mengisolasi beberapa
xanthone dari kulit buah manggis. Hasil menunjukan xanthone bersifat antifungidan ampuh menghambat pertumbuhan Fusariumoxysporum vasinvectum, Alternaria tenuis, dan Dreschlera oryzae.
China
Garcinone E –senyawa turunan xanthone- berpotensi sitotoksik
terhadap sel kanker hati. Hasil serupa juga terdapat pada hasil uji sel kankerlambung dan paru-paru. Itu hasil riset Ho CK dan rekan dari Departement of Medical Research and Education,
Veterans General Hospital, China.
Jepang
Enam jenis xanthone yang
diisolasi dari kulit buah G. mangostana
ambuh menghambat pertumbuhan sel HL60 yang terdapat sel leukemia. Hasil
penelitian K Matsumoto dan rekan dari Gifu
International Institute of Biotechnology, juga menunjukan bahwa pada dosis
10µM, a-mangostin mampu menghambat pertumbuhan sel kanker secara penuh melalui
proses apoptosis –kematian jaringna secara terprogram.
Polandia
5 dari 12 aminoalkanolic –senyawa
turunan xanthone- terbukti ampuh menghambat thrombin hasil induksi agregasi
trombosit. Menurut Grazyna Rajtar dan rekan dari Medical University School, Polandia,
senyawa R-(+)-2-N-(7-chloro-2-N-methylamino-1-butanol pada konsentrasi 40 µg/ml
member efek paling optimal.
Swiss
Periset dari Universite de Lausanne, Swiss, membuktikan xanthone paling
potensial menghambat monoamine oxydases (MAO) dengan IC50 sebesar
0.8 µM dibandingkan sejumalah hidrokarbon aromatic non-subtitusi dan senyawa
lain. Kekurangan atau kelebihan MAO berakibat kurang baik dalam ganguan
psikiatri dan neurologi.
Amerika
Jung HA dan rekan dari FakultasFarmasi The Ohio State University, USAm berhasil mengisolasi 14 senyawa
turunan xanthone. Semuanya memiliki aktivitas antioksidan kuat. Hasil tes
secara invitro, a-mangostin mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dengna
nilai IC50 sebesar 1 µg/mL (2.44 µM).***
Kamis, 10 Mei 2012
Juice Kulit Manggis Anti Oksidan Super
Antioksidan
merupakan zat yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi. Zat ini
secara nyata mampu memperlambat atau menghambat oksidasi zat yang mudah
teroksidasi meskipun dalam konsentrasi rendah. Antioksidan juga sesuai
didefinisikan sebagai senyawa-senyawa yang melindungi sel dari efek berbahaya
radikal bebas oksigen reaktif jika berkaitan dengan penyakit, radikal bebas ini
dapat berasal dari metabolisme tubuh maupun faktor eksternal lainnya.
Radikal
bebas adalah spesies yang tidak stabil karena memiliki elektron yang tidak
berpasangan dan mencari pasangan elektron dalam makromolekul biologi. Protein
lipida dan DNA dari sel manusia yang sehat merupakan sumber pasangan elektron
yang baik. Kondisi oksidasi dapat menyebabkan kerusakan protein dan DNA,
kanker, penuaan, dan penyakit lainnya. Komponen kimia yang berperan sebagai
antioksidan adalah senyawa golongan fenolik dan polifenolik. Senyawa-senyawa
golongan tersebut banyak terdapat di alam, terutama pada tumbuh-tumbuhan, dan
memiliki kemampuan untuk menangkap radikal bebas. Antioksidan yang banyak
ditemukan pada bahan pangan, antara lain vitamin E, vitamin C, dan karotenoid.
Berdasarkan
berbagai penelitian menunjukkan bahwa Buah Manggis mempunyai bahan aktif
biologi yang sangat kaya dengan ANTIOKSIDAN yang tinggi dengan aktivitas yang
sangat kuat, selain vitamin, poly-saccharides, stilbenes. Disamping itu buah
manggis ini unik karena mempunyai tambahan bioaktif yang hebat yaitu xanthone.
Data ORAC Pada Manggis
Untuk
mengukur kandungan zat anti oksidan yang dikandung oleh sebuah makanan /
suplemen maka digunakan besaran ORAC, (Oxygen Radical Absorbance Capacity).
Berbagai penelitian independen menunjukkan bahwa kandungan ORAC pada Manggis
adalah yang tertinggi di bandingkan Buah dan Sayuran Lainnya.
Dari
Data : Antioksidan yang terkandung di dalam manggis adalah 17.000 per 100 gram
TERBUKTI
MANGGIS (MANGOSTEEN) MEMILIKI KADAR ANTIOKSIDAN TERTINGGI
Xanthone
merupakan sekumpulan molekul biologi yang sangat aktif di dalam kulit
(pericarp) buah manggis yang berwarna ungu. Struktur berbentuk cincin segi enam
dengan ikatan karbon kembar untuk memberi kestabilan kepadanya. Lebih 200
Xanthone terdapat di alam, dimana 40 Xanthone terdapat dalam buah manggis,
terutama dibagian kulit (pericarp) buah manggis.
Fungsi xanthones
adalah menjelajah seluruh tubuh, menetralkan radikal bebas, sehingga tubuh kita
menjadi lebih bersih dan lebih sehat daripada sebelumnya. Xanthones yang terdapat
dalam kulit manggis mempunyai sifat sebagai anti kanker, anti inflammatory,
anti mikroba, menurunkan kolesterol dan lain-lain seperti :
Buah Manggis yang memiliki nama ilmiah
"Garcinia Mangostana" ini telah digunakan dalam pengobatan
tradisional kuno yang tercatat dalam sejarah Dinasti Ming (1268-1644AD).
Berbagai penelitian ilmiah manggis seluruh dunia bila dicetak bisa mencapai
setinggi 1 1/2 meter.
Xanthos pertama kali ditemukan oleh
seorang ilmuwan Jerman pada tahun 1855 saat mempelajari penyakit disentri,
karena berwarna kuning dan mengkristal dinamakan "xanthos" yang
berasal dari bahasa Yunani yang berarti kuning.
Tahun 1979 "alpha mangostin"
yang dikenal sebagai anti-luka bakar di Madras, India.
Hingga saat ini, lebih dari 200xanthones telah ditemukan secara alami dan sekitar 40 dari xanthones tersebut
ditemukan di manggis Beberapa laboratorium penelitian telah menggaris-bawahi
kemampuan xanthones mengatasi beberapa bakteri seperti: Staphylococcus aureus
(bakteri penyebab intoksisasi), interococci , salmonela, helicobacter pylori
(bakteri pencernaan), dan enterococci.
Selama
ini kita tahu bahwa kanker hanya bisa diobati dengan terapi kemo. Namun
tampaknya persepsi ini harus dihapus dan dibuang sejauh-jauhnya. Kenapa? Karena
sebenarnya ada obat alami untuk membunuh sel kanker yang kekuatannya sepuluh ribu kali lipat
(10.000 x)lebih ampuh dibanding terapi kemo. Obat alami ini adalah buah yang sangat
dikenal oleh orang Indonesia.
Buah Sirsak
Tapi
kenapa kita tidak tahu ?
Karena
salah satu perusahaan dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini
serapat-rapatnya, mereka ingin dana riset yang dikeluarkan sangat besar, selama
bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara
membuat pohon Graviolasintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya di jual ke
pasar dunia…
Memprihatinkan,
beberapa orang meninggal sia-sia, mengenaskan, karena keganasan kanker,
sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omset milyaran dollar menutup
rapat-rapat rahasia keajaiban pohon graviola ini.
Pohonnya
rendah, di brazil dinamai“Graviola”, di Spanyol “Guanabana”
bahasa inggrisnya “soursop”.
Di Indonesia, ya buah sirsak. Buahnya berduri lunak, daging buah berwarna
putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau
dibuat jus.
Khasiat
dari buah sirsak ini memberikan efek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan
terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan
kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi),
efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi,
depresi, stress, dan menormalkan kembali sistem syaraf yang kurang baik.
Health
Science Institute
di Amerika Serikat adalah insitusi yang membuka tabir rahasia buah ajaib ini.
Fakta yang mencengangkan adalah: jauh di pedalaman hutan Amazon, tumbuh “pohon
ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai
proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa
menjanjikan lebih dari ini, di masa-masa yang akan datang.
Riset
membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :
• Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, Tanpa rasa mual,
berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
• Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
• Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan /
penyembuhan.
• Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
Sumber
berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di
Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun
1970-an sampai beberapa tahun berikutnya. Hasil test dari ekstrak ( sari ) buah
ini adalah: • Secara efektif
memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda,
diantaranya kanker : usus besar, payu dara, prostat, paru-paru, dan pankreas. • Daya kerjanya
10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan
dengan adriamicin dan terapi kemo yang biasa di
gunakan. • Tidak seperti
terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel
jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel-sel sehat.
Riset
telah dilakukan secara ekstensif pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun
tapi kenapa kita tidak tahu apa2 mengenai hal ini ? jawabnya adalah : begitu
mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan
kekuasaan.
Salah
satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omset milyaran dollar melakukan
riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini. Ternyata
beberapa bagian dari pohon ini : Kulit kayu, akar, daun, daging buah dan
bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika selatan
untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik.
Dengan bukti-bukti ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan sumber
daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya
sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh
sel kanker.
Tapi…
kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa?
Dibawah
undang2 federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA
dipatenkan.
Perusahaan
menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk
membuat sinthesa/cloning dari Graviola ini agar bisa di patenkan sehingga dana
yang di keluarkan untuk riset dan aneka test bisa kembali, dan bahkan meraup
keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa
di-kloning. Perusahaan gigt jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar
untuk riset dan aneka test.
Ketika
mimpi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar ber-angsur2 memudar, kegiatan
riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini
dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.
Beruntunglah,
ada salah seorang Ilmuwan dari team riset tidak tega melihat kekejaman ini
terjadi. Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang
biasa mengupulkan bahan2 alami dari hutan amazon untuk pembuatan obat.
Ketika
para pakar riset dari Health
Science Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka
mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai
pohon pembunuh sel kanker yang efektif.
The
National Cancer Institute
mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. hasilnya membuktikan
bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel
jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di
publikasikan.
Sejak
1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada
uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independent yang berbeda.
Suatu
studi yang dipublikasikan oleh
The Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang
dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah
satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola mampu memilih, membedakan
dan membunuh sel kanker usus besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamicin dan terapi kemo.
Penemuan
yang paling mencolok dari study Catholic
University ini adalah : Graviola bisa menyeleksi memilih dan
membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak
tersentuh/terganggu. Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa
membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel-sel reproduksi (seperti lambung
dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif: rasa
mual dan rambut rontok.
Sebuah
studi di Purdue
University membuktikan bahwa daun Graviolamampu membunuh sel
kanker secara efektif, terutama sel kanker prostat, pankreas, dan paru-paru.
Setelah
selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya
berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga-lembaga tersebut
di atas.
Sirsak
mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit
kanker.
Untuk
pencegahan:
Disarankan makan atau minum jus buah sirsak.
Untuk
penyembuhan:
10 buah daun sirsak yang sudah tua
(warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga
menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
Air yang tinggal 1 gelas
diminumkan ke penderita setiap hari 1 – 2 kali.
Setelah minum, efeknya
badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.
Dalam
waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter. Daun sirsak ini sifatnya seperti
kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel
yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi
masih ada efek membunuh sebagian sel sel yang normal.
Sekarang
anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut
menyegarkan. Buah alami 100%
tanpa efek samping apapun. Sebar luaskan kabar baik ini kepada
keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi.
Kisah
lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara
memanfaatkannya, dapat di jumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers,
Safe as Mother’s Milk, sebagai free special bonus terbitan Health Science
Institute.
Artikel
ini hasil terjemahan Health Science Institute.